Obrolan Wanita Idaman

Fashion and Lifestyle

Ragam Jenis Kain Katun Bahan Fashion Dunia

/
/

Kain Katun, WanitaMilenial.Com – Katun adalah salah satu jenis kain yang sering dipilih untuk bahan pembuatan pakaian. Terbuat dari kapas yang merupakan serat alami, kain ini memiliki berbagai keunggulan.

Tak hanya menyerap keringat, katun juga memiliki sifat tahan panas dan mudah dikreasikan dengan warna. Berbagai metode pembuatan dapat pula mengubah tampilan dan tekstur kain.

Kapas termasuk serat alami paling penting di dunia, karena mampu menjadi bahan berbagai jenis pakaian, perabot ruma tangga, dan bahan industri lain.

Setidaknya sekitar 40% kapas menjadi konsumsi masyarakat pada tahun 2004.

Angka ini sangat tinggi mengingat pakaian merupakan kebutuhan primer manusia. Tingginya persentase konsumsi kapas juga tak lepas dari perkembangan fashion di dunia yang tak pernah ada matinya.

Sedikitnya ada empat spesies kapas yang biasa digunakan sebagai bahan pembuatan kain katun, yaitu Gossypium hirsutum, Gossypium barbadense, Gossypium aboreum, dan Gossypium herbaceum.

Namun, di antara keempat spesies tersebut, Gossypium hirsutum dan Gossypium barbadense yang paling sering digunakan.

Cara Pembuatan Kain Katun

Menjadi bahan dasar tekstil, katun dibagi lagi menjadi beberapa jenis. Penggolongan jenis-jenis katun juga beragam.

Ada yang digolongkan menurut bahannya, asalnya, bahkan cara pembuatannya. Menurut cara pembuatannya, katun dibagi menjadi tiga jenis, yaitu kain katun tenun, kain katun rajutan, dan kain katun tanpa tenunan.

Untuk mengenal perbedaan ketiga jenis kain tersebut tersebut, berikut adalah penjelasan singkatnya.

  • Katun Tenun

Salah satu jenis katun menurut cara pembuatannya adalah kain katun tenun. Kain katun tenun dibagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu polos, kepar, dan satin.

Untuk tenunan polos, pembuatannya ditenun seperti biasa, yaitu dengan mengambil pakan dan memasangnya di atas dan di bawah setiap lungsin.

Sedangkan untuk tenun kepar, pembuatannya dengan cara menenun benang untuk membentuk pola diagonal yang terangkat.

Oleh sebab itu, kain katun tenun jenis kepar lebih kuat dan kokoh. Untuk tenun satin, jenis ini membutuhkan sedikit benang.

Kain tenun satin dibuat dengan hanya menyisakan lungsin atau pakan untuk menonjol di satu sisi kain.

Kain ini memiliki karakter halus yang mengkilap di satu sisi dan permukaan matte di sisi lain seperti katun saten.

  • Katun Rajutan

Kain katun rajut dibuat menggunakan mesin yang memiliki jarum untuk membuat serangkaian jahitan membentuk kain.

Dibuat menggunakan mesin, kain ini memiliki karakteristik elastis dan lembut.

Kain ini biasanya digunakan sebagai bahan pembuatan T-shirt karena karakteristiknya yang nyaman dipakai dan menyerap keringat.

  • Katun Tanpa Tenunan

Selanjutnya adalah katun tanpa tenunan yang dibuat menggunakan bahan kimia untuk membentuk kain.

Selain bahan kimia, bisa juga menggunakan panas untuk menyatukan serat. Metode ini biasanya digunakan pada pembuatan pembalut kapas, perban, popok, dan juga filter.

Sehingga, bahan ini tidak lazim digunakan dalam pembuatan pakaian.

Bahan Katun

Kain katun terbuat dari serat alami berupa kapas. Diolah menjadi beranekaragam macam kain, jenis kapas yang digunakan sebagai bahan pembuatan kain katun pun juga beragam.

Berikut adalah berbagai jenis kapas yang digunakan sebagai bahan pembuatan kain katun.

  • Kapas Pima

Bahan yang pertama adalah Pima yang dianggap sebagai kapas terbaik di dunia. Tanaman dengan nama ilmiah Gossypium barbadense biasa juga disebut dengan Kapas Mesir.

Kapas ini memiliki staple ekstra panjang yang membuat seratnya begitu lembut dengan ukuran yang tergolong panjang.

Terbuat dari kapas kualitas tinggi, katun dengan bahan Pima memiliki karakter yang lembut, tidak mudah sobek, dan juga tidak mudah kusut.

Dengan keunggulan ini, maka tak heran jika banyak produk tekstil yang mengklaim menggunakan kapas Pima sebagai bahan dasarnya.

Oleh sebab itu, diperlukan ketelitian saat hendak membeli produk berbahan katun Pima, karena riset menunjukkan bahwa 89% produk menggunakan Pima palsu.

  • Kapas Upland

Selanjutnya ada kapas Upland yang merupakan jenis kapas yang dominan digunakan debagai bahan katun.

Sebesar 90% produk katun di dunia dibuat dengan bahan kapas Upland.

Memiliki nama ilmiah Gossypium hirsutum, tanaman ini juga disebut sebagai kapas dataran tinggi dan kapas Meksiko. Tanaman ini memiliki keunggulan dalam hal adaptasi terhadap lingkungan.

Menurut panjang seratnya, kapas Upland dibagi menjadi dua varietas, yaitu staples panjang dataran tinggi dan staples pendek dataran tinggi.

Varietas dengan serat panjang adalah yang paling sering ditanam dan dimanfaatkan sebagai bahan tekstil.

  • Kapas Mesir

Kapas Mesir adalah kapas Pima yang memiliki keistimewaan yaitu lebih banyak tumbuh di iklim panas, terutama lembah Sungai Nil.

Meski tumbuh di daerah panas, kapas ini juga punya kualitas yang sama dengan kapas Pima. Seratnya panjang dan tak perlu diragukan lagi kelembutannya.

Memiliki kualitas yang tinggi, saat ini banyak sekali beredar kain katun berbahan kapas Mesir palsu.

  • Kapas Acala

Bahan katun unggulan selanjutnya adalah kapas Acala. Diproduksi khusus di California, Acala adalah kapas Upland kualitas tertinggi yang paling mahal.

Tumbuh dari iklim yang ideal dan mengalami musim penanaman panjang, maka tak perlu diragukan lagi kualitas dari kain katun berbahan kapas Acala ini.

Jenis Kain Katun

Katun Jepang

Gambar Foto Kain Katun JepangBerbicara mengenai jenis katun, nama katun Jepang pasti sudah tidak asing di telinga. Kain yang diimpor dari Jepang ini memang tengah menjadi primadona dalam dunia fashion.

Biasa dikenakan sebagai bahan pembuatan busana muslim, kain katun Jepang merupakan produk manufaktur yang punya banyak keunggulan.

Kain katun Jepang lembut dipakai dan tahan kerut, karena dibuat dengan manufaktur terbaru yang menggabungkan tenun dan rajutan.

Bahan ini juga memiliki regangan yang baik, serta tidak lengket saat dipakai, karena menyerap keringat. Katun Jepang sangat cantik bila diaplikasikan dengan motif bunga-bunga.

Katun Jepang dengan motif bunga-bunga alias floral kini tengah menjadi tren, terutama dalam pembuatan baju syar’i.

Bahannya yang adem dan tidak terawang menjadi alasan pakaian dengan bahan kain katun Jepang banyak diburu.

Katun Rayon

Bahan selanjutnya adalah katun rayon. Tak kalah dengan katun Jepang, katun rayon juga menjadi idola dalam pembuatan tekstil.

Katun rayon adalah campuran dari dua jenis serat, yaitu katun dan rayon yang memadukan dua karakteristik serat, sehingga menghasilkan perpaduan yang unggul.

Kain katun rayon memiliki kesan lembut dari katun dan elastisitas dari rayon. Meski elastis, kain ini juga tergolong tahan lama.

Terasa pas ketika dikenakan, kain ini sangat cocok digunakan sebagai bahan pakaian longgar.

Karena lebih longgar, hasil cetak warna pada kain katun rayon pun juga berbeda dengan kain katun pada umumnya. Warna tercetak samar, sehingga memberi kesan vintage pada kain.

Katun Rami

Kain selanjutnya adalah katun rami, yang merupakan perpaduan serat rami dengan kapas.

Kain rami sendiri terbuat dari serat rami atau tanaman Cannabis sativa yang disebut sebagai serat super lingkungan.

Dibandingkan kain katun, kain rami memiliki kekuatan peregangan yang lebih tinggi. Kain ini juga tidak menyebabkan iritasi pada kulit, sehingga aman digunakan dan cocok bagi pemilik kulit sensitif.

Dapat menyerap keringat, kain ini tahan terhadap jamur dan mampu menahan radiasi matahari terhadap kulit. Katun rami juga tahan terhadap lembap, sehingga tidak mudah ditumbuhi jamur.

Katun rami sendiri memiliki berbagai keunggulan dengan memadukan kebaikan katun dan kekuatan rami.

Kombinasi ini membuat kain rami yang biasanya tidak kaya warna, menjadi lebih mudah dikreasikan menggunakan pewarna.

Katun Poplin

Bagi orang awam, kain katun poplin mungkin terdengar asing. Namun, para pegiat tekstil pasti sudah mengenal jenis kain ini.

Katun poplin berasal dari kata Perancis “pipeline” yang juga sering disebut dengan tabinet.

Memiliki kerapatan tinggi dan finishing rata, kain ini sering digunakan sebagai bahan kemeja, celana, gaun, bahkan spanduk dan pelapis taplak meja.

Struktur kain poplin lebih kaku namun halus serta mudah dilipat. Memiliki kerapatan tinggi, kain ini tidak mudah kusut dan mudah disetrika.

Meski begitu, kain ini tidak cocok digunakan saat musim dingin, karena tidak dapat mengunci panas.

Campuran poplin dengan katun rupanya dapat mengatasi kekurangan kain poplin murni. Katun poplin memiliki struktur yang lebih halus dan lebih dapat mengunci panas.

Katun Bangkok

Kain katun Bangkok adalah kain istimewa yang diimpor dari Thailand dan sarat akan keragaman kultural Negeri Malaikat tersebut.

Memiliki tektur yang kasar, kain ini biasanya digunakan dalam pembuatan blus wanita, tunik, dan outer.

Kain katun Bangkok biasanya menyajikan motif-motif tertentu yang berkaitan dengan kebudayaan Thailand, seperti motif gajah, bunga, dan etnik songket.

Meski lebih tipis dari katun biasa, kain katun Bangkok tidak transparan, sehingga tidak perlu khawatir saat memakainya.

Katun Paris

Katun Paris tentu tak asing bagi para wanita berhijab, karena jenis kain ini sering dikenakan sebagai bahan pembuatan hijab atau kerudung.

Memiliki struktur yang renggang, kain ini ringan saat dipakai. Sirkulasi udara saat mengenakan outfit dengan bahan kain ini pun juga lebih baik.

Meski begitu, kain ini tergolong lebih tipis jika dibandingkan dengan jenis kain lain.

Tidak terlalu menyerap keringat, kain katun Paris juga rentan ditumbuhi jamur jika tidak segera dikeringkan ketika basah.

Kain jenis ini juga lebih sulit diatur karena memiliki kekakuan yang rendah. Meski begitu, kain ini juga mudah kembali rapi saat disetrika.

Katun Toyobo

Gambar Foto Kain Katun Toyobo AsliSelanjutnya adalah katun Toyobo yang mungkin masih terdengar asing di telinga banyak orang. meski begitu, kain ini sangat populer di kalangan para muslimah yang mengenakan pakaian syar’i.

Toyobo sendiri sebenarnya adalah nama brand kain yang diproduksi oleh perusahaan bernama sama yang berasal dari Jepang. Jadi, kain ini merupakan produk import.

Sering disamakan dengan kain Jepang, kedua kain ini sebenarnya berbeda. Untuk kain katunnya terbuat dari serat kapas Mesir yang sudah tidak diragukan lagi keunggulannya.

Kain ini sangat lembut dan berkilau yang mencirikan bahan pembuatnya, yaitu kapas kualitas unggul.

Kain ini dibanderol dengan harga yang cukup tinggi dan biasa digunakan dalam pembuatan kemeja pria maupun blus wanita.

Kesimpulan

Demikianlah berbagai informasi mengenai ragam kain katun.

Semakin berkembangnya teknologi, saat ini banyak sekali bermunculan jenis kain lain yang merupakan campuran serat kapas alami dengan bahan lainnya.

Sehingga, ragam kain katun pun juga pastinya turut berkembang.

Oleh sebab itu, konsumen harus lebih teliti dalam memilih produk tekstil yang berkualitas, agar tidak tertipu dengan jenis-jenis kain baru kualitas rendah.


referensi: primacott¹, Contrado²

This div height required for enabling the sticky sidebar